Oleh : Amalia Sofie D, S. Pd

Konseling pada siswa adalah upaya membantu siswa melalui proses interaksi yang bersifat pribadi antara konselor (guru BK) dan konseli (siswa), agar siswa mampu memahami diri dan lingkungannya. Dengan demikian, siswa mampu membuat keputusan serta bisa menentukan tujuan hidupnya berdasarkan keinginannya. Walhasil siswa merasa bahagia, sekaligus baik perilakunya. Pada titik ini, siswa bisa belajar dengan nyaman dan tenang. Karena siswa telah menemukan tujuan hidup yang benar.

Disinilah peran serta keberadaan guru BK di sekolah. Memahami berbagai problematik siswa sekaligus memecahkan problem solvingnya. Ada keluhan pada keluarga, keluhan pada teman, bahkan keluhan yang bersifat pribadi. Kesemuanya ini bisa menghambat proses belajar siswa. Melalui interaksi yang intens antara guru BK dengan siswa, semua kendala belajar siswa akan terurai. Pada gilirannya, siswa mampu memahami diri dan lingkungannya. Amin.