Hari kedua lomba kompetensi usaha perjalanan wisata di SMK Negeri 4, Bojonegoro, Alfarica, 12 UPW, SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya masih menampakkan ketegarannya. Hari ini (Rabu 27 Nopember 2019) peserta lomba tinggal enam peserta. Yaitu : SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya, SMK Negeri 4, Surabaya, SMK Negeri 10, Surabaya, SMK Negeri 6, Surabaya, SMK Negeri 1, Buduran, Sidoarjo, SMK Airlangga, Sidoarjo.

Diawali dengan lomba teori terpadu (pukul 7. 30-8. 30), dengan muatan ticketing, tour planning, guiding dan kepariwisataan. Dilanjutkan dengan praktik tour planning. Yakni, melakukan reservasi tour, menyusun rencana perjalan wisata(itinerary), menentukan komponen tour, menghitung harga tour, membuat brocure dan hasilnya dipresentasikan di depan dewan juri.

“Lomba praktik ini untuk melihat kemampuan siswa tentang penguatan penalaran serta kecakapan berkomunikasi dalam mempromosikan paket wisata. Harapan kami Alfarica unggul, dan bisa mengikuti sampai LKS tingkat nasional,” ujar Abdul Kudus, S. ST. Par, MM, Asessor LSP2 Jawa Timur, sekaligus guru pendamping LKS Wilker 1, Bojonegoro.

Chairul, ST, guru pendamping SMK Negeri 6, Surabaya dan Abdul Kudus, S. ST. Par, MM, guru pendamping SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya.

Sama halnya, Neny, S. Pd, juri lomba dari SMK Negeri 4, Madiun, mengatakan lomba ini akan bisa memupuk siswa menjadi siap pakai di dunia kerja.

Sementara dewan juri ialah : Neny, S. Pd, guru SMK Negeri 4, Madiun, Budi, S. Pd, guru SMK Negeri 1, Kabupaten Malang dan Kholiq, praktisi Citra Link Tour and Travel, Dunia Usaha dan Industri, Surabaya.

-Majalah Jendela-