BERGILIRAN PRESENTASI

Untuk menjadikan siswa mampu dalam profesi yang ditekuni, maka tidak ada jalan lain kecuali mempelajari dengan sungguh-sungguh pelajaran yang diberikan oleh guru. Yaitu pelajaran teori dan praktik.

Selama 3 hari (1-3 Februari 2020) siswa kelas 11 UPW SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya belajar praktik guiding di Yogyakarta. Sudah barang tentu praktik di tampat-tempat wisata. Mengapa ? Karena di tempat-tempat wisata, siswa bisa berinteraksi dengan para wisatawan, obyek wisata, geografi, sejarah, budaya, adat-istiadat maupun kuliner yang tersedia.

“Dalam perjalanan menuju ke obyek wisata, siswa secara bergiliran menyampaikan presentasi pemanduan wisata dengan memakai bahasa Inggris, seolah sebagai seorang guide,” ujar Kadiso, SS, MM, guru guiding, SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya.

Tempat praktik yang dikunjungi goa Pindul, pantai Drindi, puncak Becici, tebing Breksi, candi Borobudur dan tempat lainnya.

Lydia, Zalpa, Vierlyan, Velly serta Keren, semuanya mengaku senang dan menambah wawasan selama ikut praktik guiding. “Kami sangat senang,” kata Lydia. “Yang jelas bertambah wawasan,” timpal Keren.

Sementara guru pendamping adalah Rahindriati Rahaju, S. Pd, K3 Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Yusuf, S. Pd, M. Pd, Drajat Puspito, S. Pd, Kadiso, SS, MM dan Rangga Galuh S. ST. Par.

-Majalah Jendela-