Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Surabaya dan Polri memberi penyuluhan bagi pelajar tentang bahayanya hiv-aids dan kenakalan remaja di kantor kecamatan Gubeng, Surabaya.

Sejumlah pelajar (SMA-SMK) se Surabaya menyimak dengan serius. Termasuk 10 siswa (Osis) SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya. Ni Made Aryani, SE, pengajar produk kreatif dan kewirausahaan sekaligus pembina Osis SMK Pariwisata Satya Widya, Surabaya mengatakan sosialisasi pencegahan narkoba, hiv, aids serta kenakalan remaja harus sesering mungkin. “Narkoba dan sejenisnya sangat mengganggu konsentrasi belajar. Dan pada gilirannya bisa menutup cita-cita siswa,” ujar Ni Made Aryani seusai mendampingi siswanya pada penyuluhan tersebut.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Narkotika sudah dengan jelas, ini adalah larangan. Maka upaya pemerintah dalam meningkatkan pemahaman tentang bahayanya hiv-aids-narkoba serta kenakalan remaja senantiasa tak henti-hentinya.

-Majalah Jendela-