Penutupan In House Training (IHT) SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya (2 September 2021) oleh Emi Ismiati, M. Pd, Pengawas SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Penutupan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Satya Widya Surabaya Samba Perwirajaya, SH, MH, Kepala SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya Drs. Hery Musika Djaya, MM, Manager Hotel Pop Surabaya, selaku Dunia Usaha dan Industri Moch. Taufik Akbar dan segenap peserta IHT

Yel-yel menggegana di ruang Kirana Resto Satya Widya yaitu tempat pelaksanaan IHT.

SMK Bisa
SMK Hebat
SMK Satya Widya Bisa Hebat.

Dalam kata sambutannya Drs. Hery Musika Djaya, MM, mengharap kelulusan SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya bisa diterima di dunia usaha dan industri.

Sementara Samba Perwirajaya, SH, MH, mengutarakan bahwa pendidikan itu adalah alat untuk mentranformasi ilmu pengetahuan, teknologi, budaya. Semua perubahan dimulai dari pendidikan. Pendidikan seyogyanya bisa mencapai material culture dan sosial culture. Dan bertujuan pada siswa yang ahklakul karimah.

“Tujuan pendidikan adalah menghasilkan siswa yang akhakul karimah. Bentuk teknisnya modul, silabus, RPP dan lainnya lagi,” kata Samba Perwirajaya.

Manfaat In House Training ialah menambah kemampuan dan pengetahuan yang bisa mendukung kinerja guru serta tenaga kependidikan.

Pengetahuan akan soft skill dan hard skill akan lebih benderang setelah mengikuti In House Training dari para narasumber. Yang semula tidak tahu akan menjadi tahu. Maka setelah mengikuti In House Training, setidaknya bisa bertambah kemampuan dalam mengerjakan tugas-tugas mengajar atau tugas-tugas lainnya.

Penajaman soft skill, sudah barang tentu akan melekat. Seperti kepekaan. Kepekaan terhadap kondisi siswa secara perorangan, kemampuan membaca body language tatkala berbicara dengan siswa. Fleksibilitas terhadap keadaan, kecepatan memecahkan masalah (problem solving), kepekaan pada lingkungan sekolah, kepekaan pada lingkungan di kelas dan banyak lagi.

Peningkatan hard skill, ini dengan sendirinya mengiring. Mengapa? Karena dengan melatih terus-menerus selama sepuluh hari di In House Training. Misal menyusun program, menyusun modul, menyusun laporan kerja dan lainnya lagi. Yang pada pokoknya ialah kemampuan spesifik yang bisa didapat di pelatihan formal, seminar, work shop dan termasuk training.

Pendidikan sudah ada sejak dulu kala. Sejarah pendidikan seumur dengan sejarah manusia. Banyak ditemui dalam cerita-cerita kuno, hikayat, legenda, epos, tentang berbagai padepokan (tempat pendidikan) yang tersebar di nusantara. Berbagai pengetahuan diajarkan di padepokan. Menulis, membaca, sastra, menggunakan senjata, bela diri sampai pengetahuan pemerintahan.

Seiring banyaknya tempat pendidikan berdiri, seiring pula dengan berkembangnya budaya dan kebudayaan.
Pendidikan sangat urgen perannya bagi kemajuan seni budaya.

“Semua kemajuan di segala lini kehidupan adalah buah dari pendidikan,” ujar Drs. Ec. Margiono, MM, mantan Kepala SMK Tantular, Surabaya dan Kepala SMA Kahuripan, Surabaya.

Samba Perwirajaya, SH, MH.
Emi Ismiati, M. Pd.
Moch. Taufik Akbar

-Majalah Jendela-