Oleh : Rangga Galung Rihardika, ST. Par.

Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, manusia dituntut harus menguasainya. Termasuk menguasai teknologi digital secara bijak.Teknologi di jaman milenial sungguh luar biasa pesatnya, terutama teknologi digital. Oleh karena itu, berbagai kebutuhan seperti kebutuhan promosi untuk masyarakat hingga kebutuhan memesan makanan dan minuman untuk pribadi senantiasa membutuhkan teknologi digital.

Begitupun dalam Industri pariwisata saat ini, di Indonesia diperlukan banyak sekali SDM yang unggul dan mampu menguasai skill multitask. Mulai dari mengembangkan kemampuan diri hingga penguasaan teknologi digital.

Di negara kita banyak sekali sumber daya alam dan kearifan lokal yang luar biasa. Keberadaan seperti ini dibutuhkan promosi secara digital guna menambah ketertarikan wisatawan domestik maupun manca negara agar datang berkunjung ke tempat-tempat wisata yang tersebar di Indonesia. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan asing ke Indonesia, meningkat pula pendapatan uang asing atau devisa. Selain itu, juga membantu peluang lapangan kerja di bidang pelayanan jasa Industri pariwiwsata.

Metode pendidikan pariwisata yang modern tentu dibutuhkan, untuk memberi wawasan dan skill kepada siswa kejuruan, khususnya pada siswa kompetensi keahlian usaha perjalanan wisata. SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya (UPW), juga memakai metode pendidikan pariwisata modern. Dengan metode ini, siswa akan mampu mengidentifikasi kebutuhan wisatawan yang berkunjung di Indonesia. dan juga mampu memahami peran teknologi dalam memberikan informasi pariwisata di Indonesia. Pada gilirannya, juga mampu mempromosikan Industri pariwisata kepada masyarakat.

Metode yang digunakan, yaitu dengan pembelajaran “Learning and Practice”. Pada sistem Learning, para siswa akan diberikan materi dan wawasan tentang Industri pariwisata di Indonesia agar bisa berjalan dengan baik. Pada titik ini, dibutuhkan peran Industri perhotelan serta layanan jasa kuliner agar mampu mendorong daya tarik sebuah destinasi wisata. Berkaitan dengan Industri pariwisata, pembelajaran “Practice” mengajarkan kepada para siswa untuk berani membuat sebuah potofolio atau “copy-writing” dalam bentuk deskripsi yang terkandung unsur kalimat ajakan kepada masyarakat, agar mengunjungi sebuah obyek. Baik obyek wisata, obyek hotel, maupun obyek usaha restoran. Untuk kemampuan copy-writing, tentunya akan diberikan teori dan wawasan seputar pentingnya digital marketing. Dalam usaha mendatangkan konsumen, saat ini sudah digunakan di dunia usaha dan dunia industri (Dudi).

Dengan demikian, diharapkan para siswa setelah menamatkan belajar di SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya, akan mampu menjadi Insan pariwisata yang kreatif dan berjiwa mandiri serta berani mengambil kesempatan untuk berkarir lebih baik di masa yang akan datang. Ini semua demi nama baik SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya, juga kemajuan industri pariwisata di Indonesia.