Penambahan kualitas guru dan tenaga kependidikan senantiasa dilakukan oleh pemerintah, lembaga pendidikan swasta, badan, atau institusi lain yang peduli akan maju dan kemajuan dunia pendidikan. Sebab maju dan mundurnya sebuah negara bisa dilihat dari maju dan mundurnya pendidikan.

“Al Quran dalam Al Mujadalah ayat 11 serta Al Alaq ayat 1 sudah jelas berbicara kemajuan pendidikan,” kata M. Nur Taufik, S. Pd. I, Guru Agama.

Semua upaya untuk memajukan pendidikan ialah agar bisa melaksanakan pelayanan yang baik bagi siswa.

Titin Jamaiyah, S. Pd, Guru Matematika mengaku sudah 100 kali mengikuti seminar, work shop, diskusi, simulasi dan barbagai kegiatan, yang pada pokoknya untuk kemajuan pendidikan.

“Sejak sekolah, kuliah, jadi guru bahkan ketika di organisasi keagamaan, saya sudah mengikuti hal yang demikian sudah seratus kali. Semuanya hampir sama, hanya formatnya saja yang beda,” kata Titin Jamaiyah.

Tidak ada yang tetap, perubahan selalu terjadi. Pada kurikulum pendidikan juga senantiasa ada perubahan setiap saat. Perubahan struktur kurikulum dan bahan ajar sudah berganti-ganti. Acapkali pemangku kekuasaan pendidikan berganti, berganti pula aturannya.

“Menteri pendidikan ganti, kurikulum juga ganti, karena menyesuaikan zaman,” ujar Arik Setyorini, S. Pd, Guru Bahasa Indonesia.

Sementara itu,, IHT di SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya, saat ini ( 28 Agustur 2021) sebagai pemateri adalah Arik Setyorini, S. Pd, Guru Bahasa Indonesia dan Ganda Hadi Wijaya, S. Pd, M. Pd, Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dengan materi Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan.

-Majalah Jendela-