Perubahan, sebuah keniscayaan dalam setiap jaman. Thesa, antithesa, sinthesa. Pergumulan inilah yang menghasilkan sebuah perubahan. Dra. Ratna Indarwulan, narasumber dalam In House Training pada hari kelima (5 September 2022) di Kirana Resto, mengatakan Coaching bertujuan menghantar seseorang dari tempat semula ke tempat baru yang menjadi tujuannya. Intinya adalah perubahan. Yaitu upaya perubahan perbaikan dalam proses pembelajaran. Ada interaksi antara pengajar dan yang diajar. Bentuk upaya perbaikan ini salah satunya adalah lewat Coaching.

“Bisa perubahan keadaan, cara mengajar, materi ajar, perilaku siswa di kelas. Dan pada pokoknya perubahan menjadi baik,” papar guru Ipas SMK Pariwisata Satya Widya Surabaya.

Yang urgentitas Coaching harus memperhatikan alur, identifikasi, rencana aksi dan tanggung jawab. Yang pada pokoknya mindsed coaching pengembangan diri. Baik potensi maupun profesi.

“Coaching itu proses melatih. Ada interaksi antara pelatih dan yang dilatih,” terang Nurul Trihanik, S.Sos dan Refi Anta Fitri, SE, keduanya Staf TU.

Ini kali sebagai narasumber adalah Dra. Ratna Indarwulan, Hadi Wiyoto, S. ST. Par, Sugianto, S. ST. Par dan Prisna Andeanus Effendi, M. Pd.


Poedianto